Definisi Teknik Dusel, Ciri, Alat dan Bahan Beserta Cara Pembuatannya

Teknik Dusel – Pendidikan seni rupa berkaitan erat dengan menggambar yang membutuhkan keterampilan, kreativitas, kepekaan, pengetahuan, ide, dan wawasan yang dituangkan ke dalam media. Teknik dusel adalah salah satu teknik yang sering digunakan pada seni menggambar.

Teknik yang satu ini bisa dilakukan dengan mudah, yakni memiringkan atau merebahkan pensil ketika menggores sketsa gambar. Teknik ini menghasilkan kesan tebal-tipis sehingga gambar akan terlihat seperti 3D (3 dimensi).

Definisi Teknik Dusel

Untuk mengetahui teknik menggambar yang tepat, Anda harus tahu definisinya terlebih dahulu. Ada beberapa teknik yang harus dikuasai agar gambar yang dihasilkan memuaskan dan salah satunya teknik dusel atau teknik mewarna dengan arsiran.

Mewarnai ternyata tidak hanya bisa dilakukan dengan crayon, pensil warna atau cat warna, tapi juga bisa dilakukan dengan arsiran. Warna yang dihasilkan hanyalah abu-abu dan hitam, dengan gradasi yang beragam tergantung pada berbagai hal.

Teknik mewarna ini menggunakan cara menggosok untuk menghasilkan kesan tebal-tipis. Caranya juga sangat mudah, Anda tinggal memiringkan pensil untuk mendapatkan permukaan pensil yang lebih lebar sehingga arsiran lebih cantik.

Fungsi Teknik Dusel

Teknik ini ternyata memiliki fungsi khusus dibanding teknik menggambar lainnya. Fungsi utama dari teknik ini adalah memberikan efek lebih terang atau gelap pada objek gambar yang dibuat sehingga menghasilkan kesan yang lebih nyata, tapi lebih estetik.

Untuk mendapatkan kesan tersebut, Anda harus memiringkan pensil pada bagian volume gambar untuk memperoleh arsiran lebih tebal tapi masih ada langkah selanjutnya. Anda perlu menggosok arsiran tersebut dengan ujung jari telunjuk secara perlahan.

Langkah ini dilakukan untuk menghilangkan stroke atau garis pada gambar agar terlihat alami. Teknik ini dulu menggunakan peralatan lebih sederhana, seperti kapas, tisu, jari tangan atau gulungan kertas memanjang.

Bagi pemula, teknik ini tidak begitu sulit untuk diikuti, bahkan Anda tidak perlu biaya mahal untuk bisa mempelajarinya dengan baik.

Cukup dengan melihat contoh contoh yang ada di internet, maka sudah bisa belajar sendiri secara otodidak.

Ciri-ciri Teknik Dusel

Sebagai seni, menggambar punya beberapa teknik khusus yang bisa digunakan dan penggunaan teknik ini akan mempengaruhi hasil gambarnya. Ada banyak teknik menggambar dengan kelebihan dan kekurangan tersendiri.

Jika Anda ingin menggambar dengan suatu teknik, maka penting untuk mengenali ciri-cirinya agar bisa membedakan satu teknik dengan lainnya. Untuk memahami teknik dusel lebih lanjut, pastikan untuk menyimak ciri-ciri berikut ini.

  • Objek gambar diwarnai dengan pensil.
  • Arsiran terlihat lebih halus dan rapi di sisi gambar dengan kesan gradasi yang berwarna gelap.
  • Objek gambar terlihat seperti bayangan dengan arsiran yang ada, terlebih setelah digosok dengan kapas atau alat khusus.
  • Objek gambar terlihat lebih menonjol dengan latar belakang yang dibuat lebih gelap dan redup.

Alat dan Bahan yang Dibutuhkan

Alat dan bahan teknik dusel

Sebelum mengetahui cara membuat teknik menggambar ini, Anda perlu tahu alat dan bahan apa saja yang dibutuhkan.

Setiap alat dan bahan yang diperlukan harus Anda sediakan terlebih dahulu agar tidak ada gangguan selama proses menggambar.

  • Pensil
  • Krayon
  • Penghapus
  • Papan alas
  • Alat khusus untuk menggosok arsiran, seperti kapas.
  • Media menggambar, seperti kertas.

Baca Juga: 14 Ide Kerajinan Berbasis Media Campuran yang Mudah


Cara Pembuatannya Teknik Dusel

Cara Pembuatannya Teknik Dusel

Teknik ini membutuhkan tata cara khusus agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan. Tidak mudah memang menguasai teknik menggambar ini dalam sekali latihan. Oleh karena itu, Anda bisa mengikuti beberapa langkah berikut ini.

1. Buat Sketsa

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuat sketsa gambar objek pada kertas. Buatlah secara tipis-tipis menggunakan sebuah pensil agar lebih mudah dihapus jika terjadi kesalahan. Dengan begitu, sketsa yang salah tidak akan mengganggu sketsa lainnya.

2. Arsir Sketsa

Langkah berikutnya adalah mengarsir sketsa yang sudah dibuat. Arsiran juga sebaiknya dibuat tipis-tipis agar kesan naturalnya lebih terlihat. Setelah itu, jangan lupa untuk meratakan arsiran pada objek gambar.

3. Gosok Arsiran

Untuk memperoleh hasil yang sesuai, Anda harus menggosok arsiran yang sudah dibuat sebelumnya. Anda bisa menggunakan kapas atau alat khusus untuk menggosok arsiran agar terlihat seperti bayangan.

Selain itu, teknik menggosok juga harus benar, yakni mengikuti bentuk objek atau gosok dengan satu arah saja.

4. Timpa atau Tumpuk Kembali

Langkah terakhir yang harus dilakukan adalah menimpa atau menumpuk kembali arsiran. Cara ini bertujuan untuk membuat bentuk objek makin menonjol, seperti gambar ilustrasi di atas.


Baca Juga: Contoh Kerajinan dari Kulit Jagung dan Cara Pembuatannya


Cara Gambar Wajah dengan Teknik Dusel

Cara Gambar Wajah dengan Teknik Dusel

Sebenarnya, beberapa langkah yang sudah dijelaskan sebelumnya bisa Anda terapkan dalam membuat berbagai gambar, termasuk gambar wajah.

Namun, berikut ini cara gambar wajah dengan teknik menggambar yang sudah dijelaskan.

  • Membuat sketsa wajah yang ingin digambar, misalnya wajah anak-anak, laki-laki atau perempuan.
  • Menggambar bagian mata yang diawali di bagian pupil mata kemudian baru sisi kanan dan kiri mata.
  • Membuat bagian alis dengan goresan berulang kali agar menghasilkan kesan alis secara nyata.
  • Membuat bibir dengan cara yang sama seperti membuat alis.
  • Pada bagian pipi wajah, miringkan pensil untuk menghasilkan teknik dussel lalu gosok secara perlahan dan merata.
  • Selanjutnya, gambar sketsa kerah pada baju yang dikenakan.
  • Tebalkan arsiran pada kerah bagi bagian kanan dan atas untuk menghasilkan kesan bayangan yang natural.
  • Membuat telinga dengan garis tebal di bagian luar kemudian isi bagian dalam telinga dengan arsiran merata lalu gosok.
  • Membuat rambut dengan dua pilihan cara, yakni menggores tebal dan melakukannya berulang kali atau diarsir kemudian digosok.
  • Sebagai finishing, rapikan setiap arsiran yang ada dan hapus jika itu kurang sesuai. Pastikan Anda menghapusnya dengan hati-hati dan ujung penghapus yang runcing agar lebih mudah.

Cara Gambar Mata dengan Teknik Dusel

Cara Gambar Mata dengan Teknik Dusel

Salah satu bagian tubuh manusia yang paling susah untuk digambar adalah bagian mata karena ada beberapa detail yang harus diperhatikan. Oleh karena itu, mari kita belajar bagaimana cara gambar mata dengan teknik ini.

  • Membuat lingkaran mata bagian luar dengan goresan berulang kali hingga memperoleh warna hitam tebal. Setelah itu, tambahkan bentuk garis segitiga panjang arah ke dalam dan lakukan hingga berwarna hitam.
  • Membuat bagian atas pupil dengan bentuk seperti kacamata lalu gores lagi dengan pensil.
  • Gosok pada bagian tepi mata ke arah dalam hingga mendapatkan warna tipis.
  • Membuat bulu mata di bagian tas, seperti rumput melengkung, mulai dari panjang ke pendek.
  • Tebali gambar bulu mata bagian bawah dengan cara yang sama.
  • Untuk membuat bayangan, goreskan pensil di bawah bulu mata lalu gosok hingga membentuk lengkungan mata di bagian bawah. Lakukan hal yang sama pada bagian atas bulu mata.
  • Membuat garis tebal pada bagian ujung lalu gosok menggunakan tangan, begitu juga ke arah atas untuk membentuk alis.


Ada Juga: Contoh Kreasi Kerajinan dari Serat Tumbuhan yang Bernilai


Kesimpulan Teknik Dusel

Bagi Anda yang ingin menguasai teknik menggambar, maka tidak cukup untuk memahami teorinya tapi juga harus melatih skill menggambar. Termasuk, teknik dusel yang cukup mudah dikuasai jika Anda melatih skill ini secara konsisten.

Default image
javalaku
Javalaku, situs informatif dunia officially diposting oleh Admin Javalaku.com

Leave a Reply