Sketsa Burung Garuda Lengkap, Makna & Cara Menggambarnya

Sketsa Burung Garuda Sebagai lambang Negara Indonesia, pembuatan sketsa Burung Garuda tidak boleh dilakukan secara asal-asalan.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan mulai dari penerapan warna yang harus sesuai hingga filosofi pemilihan Burung Garuda sebagai cerminan Bangsa Indonesia.

Menggambar Burung Garuda bukanlah hal yang sulit. Karena banyak contoh mengenai sketsa maupun gambar asli dari lambang negara tersebut.

Jika Anda ingin mengetahui bagaimana cara menggambar Burung Garuda dengan benar. Perhatikan uraian singkatnya dibawah ini.

Macam-Macam Gambar dan Sketsa Burung Garuda

Pengenalan Burung Garuda sebagai lambang negara harus dimulai sedini mungkin termasuk saat anak-anak yang masih dibangku sekolah.

Ada beberapa contoh gambar dan sketsa Burung Garuda yang bisa dijadikan inspirasi. Diantaranya adalah

1. Gambar Burung Garuda Asli

Gambar Burung Garuda Asli

Kebanyakan orang mengira kalau Burung Garuda adalah elang. Faktanya kedua jenis burung tersebut berbeda, terutama dari segi warna.

Namun ada beberapa sejarawan yang menamai garuda sebagai elang jawa karena postur keduanya yang mirip dengan tatapan mata yang tajam.

Spesies Burung Garuda memang sudah langka saat ini. Bahkan bisa dibilang hampir punah karena sangat sulit untuk ditemukan.

Untuk Anda yang penasaran dengan rupa garuda yang asli. Foto diatas bisa dijadikan gambaran mengenai sosok Burung Garuda yang gagah dan sangat tangguh.

2. Sketsa Gambar Burung Garuda Pancasila

Sketsa Gambar Burung Garuda Pancasila

Untuk bisa membuat lambang Burung Garuda dengan sempurna. Langkah awal yang harus dilakukan adalah menggambar sketsa yang bentuknya Burung Garuda.

Sketsa tersebut bisa berupa coretan bentuk lambang garuda beserta perisai dan pita pada bagian kaki yang bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika”

Untuk membuat sketsa dengan hasil yang rapi dan menyerupai lambang negara memang dibutuhkan latihan secara terus menerus. Anda bisa memulai membuat sketsa hitam putih seperti contoh gambar diatas.

3. Gambar Sketsa Burung Garuda Berwarna

Gambar Sketsa Burung Garuda Berwarna

Warna dari sketsa Burung Garuda adalah kuning keemasan. Pemilihan warna ini bukan tanpa sebab. Warna emas pada lambang Burung Garuda menunjukkan kejayaan dan keagungan.

Jadi pemberian warna pada Burung Garuda tidak boleh sembarangan karena bisa mengubah makna dari lambang itu.

Contohnya bisa dilihat pada gambar diatas. Hampir semua tubuh pada garuda memiliki warna keemasan kecuali pada bagian perisai serta pita yang dicengkeram oleh kaki garuda.

Gambar diatas bisa dijadikan patokan pemberian warna pada sketsa lambang pancasila yang Anda buat.

4. Gambar Burung Garuda Hitam Putih

Gambar Burung Garuda Hitam Putih

Gambar Burung Garuda dalam bentuk hitam putih sering dijumpai di beberapa buku pelajaran sekolah termasuk buku mewarnai.

Cara ini merupakan langkah yang mudah untuk memperkenalkan lambang negara kepada anak-anak dengan cara melihat gambar dan mewarnai.

Jadi anak-anak secara tidak langsung memahami bentuk dari Burung Garuda yang merupakan lambang negara tanpa perlu memaksa untuk menghafalnya. Misalnya saja seperti gambar diatas.

Anak-anak bisa bermain dengan memberikan warna yang tepat serta mempelajari bagian dari gambar garuda tersebut.

5. Cara Menggambar Sketsa Burung Garuda

Jika Anda ingin membuat sketsa Garuda bisa menggunakan peralatan sederhana seperti pensil dan kertas. Atau bisa memanfaatkan software menggambar. Adapun langkah-langkah membuat gambar Burung Garuda adalah sebagai berikut:

Buatlah gambar Burung Garuda terbang seperti dibawah ini:

Cara Menggambar Sketsa Burung Garuda1

Gunakan garis bantu berbentuk oval untuk memudahkan proses menggambar Burung Garuda yang sedang terbang.

Hapus garis bantu berbentuk oval kemudian rapikan gambar badan Burung Garuda

Cara Menggambar Sketsa Burung Garuda 2

Tambahkan gambar kedua kaki garuda seperti gambar dibawah ini

Cara Menggambar Sketsa Burung Garuda 3

Tambahkan aksen bulu pada bagian tubuh, sayap, dan leher

Cara Menggambar Sketsa Burung Garuda 4

Tambahkan lingkaran kecil di dekat paruh untuk menggambar mata garuda

Cara Menggambar Sketsa Burung Garuda 5

6. Cara Mewarnai Gambar Sketsa Burung Garuda Pancasila

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kalau warna dasar sketsa berbentuk Burung Garuda adalah keemasan.

Namun ada beberapa bagian dari lambang garuda pancasila yang tidak diwarnai dengan warna tersebut yaitu bagian mata, lidah, perisai, serta pita.

Untuk mewarnai gambar Burung Garuda, Anda bisa menggunakan peralatan apa saja. Mulai dari pensil warna, krayon, cat air, dan lain sebagainya.

Namun jika gambar burung tersebut berupa file digital, Anda bisa mewarnai langsung menggunakan software. Adapun contoh gambar yang sudah diwarnai adalah sebagai berikut:

Cara Mewarnai Gambar Sketsa Burung Garuda Pancasila

Jumlah Bulu Burung Garuda

  1. Jumlah Bulu Burung Garuda
  2. Sketsa Burung Garuda 2
  3. Jumlah Bulu Burung Garuda

Tak hanya memperhatikan warna, dalam membuat gambar Burung Garuda juga harus mengetahui filosofi dari lambang negara ini. Salah satunya adalah jumlah bulu pada Burung Garuda yang memiliki makna tersendiri.

Jumlah bulu pada sayap garuda berjumlah 17 helai. Hal ini menandakan sebagai tanggal kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada tanggal 17. Sementara bulu pada ekor garuda berjumlah 8 helai menunjukkan bulan kemerdekaan yaitu bulan ke-8 atau Agustus.

Sedangkan pada bagian ekor jumlah bulunya adalah 19 helai dan pada bagian leher ada 45 helai bulu. Jika digabung menunjukkan tahun kemerdekaan Indonesia yaitu 1945.

Jadi jumlah bulu pada garuda pancasila melambangkan momen paling bersejarah bagi kemerdekaan Indonesia yaitu pada Tanggal 17 Agustus 1945.

Makna Burung Garuda Pancasila

Makna Burung Garuda Pancasila

Pemilihan Burung Garuda sebagai lambang negara bukan tanpa sebab. Detail yang terdapat pada Burung Garuda atau sering disebut sebagai garuda pancasila pun memiliki makna yang tersirat.

Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai filosofi Burung Garuda.

#1. Garuda

Sketsa Burung Garuda 4

Berdasarkan pada sejarah mitologi kuno yang dipercaya oleh masyarakat Indonesia, Burung Garuda dianggap sebagai kendaraan Dewa Wisnu yang bentuknya menyerupai burung rajawali maupun elang.

Burung Garuda dijadikan lambang negara sebab bisa mempresentasikan Indonesia sebagai negara yang sangat besar serta kuat layaknya Burung Garuda.

Selain itu Burung Garuda dikenal sebagai pemberani, sangat sesuai dengan filosofi negara ini yang dulunya masih berjuang melawan penjajah.

#2. Perisai

Sketsa Burung Garuda perisai

Perisai ataupun tameng yang terdapat pada sketsa Burung Garuda merupakan lambang dari upaya pertahanan diri untuk bisa mencapai tujuan tertentu.

Pada bagian tengah perisai terdapat garis hitam tebal yang melambangkan garis khatulistiwa, lokasi dimana Indonesia berada.

Garis tersebut juga menandakan kalau Indonesia adalah negara dengan iklim tropis. Pada bagian tengah perisai terdapat ruang dengan latar belakang warna merah putih.

Ruang tersebut berisi 5 lambang yang mewakili prinsip dasar pancasila. Adapun kelima lambang tersebut adalah:

  • Gambar Bintang mewakili sila pertama yaitu Ketuhanan yang Maha Esa. Lokasinya berada di tengah perisai.
  • Gambar Rantai mewakili sila kedua yaitu Kemanusiaan yang Adil dan beradab. Lokasinya berada di pojok kanan bawah perisai.
  • Gambar Beringin mewakili sila ketiga yaitu Persatuan Indonesia. Lokasinya berada di kanan atas perisai.
  • Gambar Kepala Banteng mewakili sila keempat yaitu Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan. Lokasinya di kiri atas perisai.
  • Gambar Padi dan Kapas mewakili sila kelima yaitu Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Lokasinya berada di kiri bawah perisai.

#3. Pita Bertuliskan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Sketsa Burung Garuda Bertuliskan Semboyan Bhinneka Tunggal Ika

Kedua kaki Burung Garuda mencengkram sebuah pita yang bertuliskan “Bhinneka Tunggal Ika”. Semboyan tersebut dikutip dari buku Sutasoma karangan Mpu Tantular yang memiliki arti berbeda-beda tetapi tetap satu.

Atau secara harfiah, semboyan Bhinneka Tunggal Ika pada sketsa Burung Garuda dapat diartikan meski berbeda-beda namun negara Indonesia tetap satu kesatuan.

Karakteristik dan Sejarah Penggunaan Burung Garuda Sebagai Lambang Pancasila

  1. Sketsa Burung Garuda, Karakteristik dan Sejarah Penggunaan Burung Garuda Sebagai Lambang Pancasila
  2. Karakteristik dan Sejarah Penggunaan Burung Garuda Sebagai Lambang Pancasila

Bentuk Burung Garuda dengan perisai pada bagian tengah dan kepala menengok ke kanan merupakan rancangan dari Sultan Hamid II.

Anggota KNIL yang berasal dari Pontianak tersebut merupakan salah satu dari panitia pembentukan lambang negara.

Selanjutnya desain yang dibuat oleh Sultan Hamid II disempurnakan lagi oleh Presiden Soekarno dan resmi dipakai sebagai lambang negara pada 11 Februari 1950.

Akhir Kata

Dengan mengetahui filosofi dari sketsa Burung Garuda diharapkan Anda tak sekedar pandai menggambar tetapi tahu makna dari setiap bagian lambang negara tersebut.

Kegiatan membuat sketsa dari Burung Garuda juga menjadi kegiatan positif untuk membangkitkan rasa cinta terhadap tanah air Indonesia.

Default image
javalaku
Javalaku, situs informatif dunia officially diposting oleh Admin Javalaku.com

Leave a Reply